3 Cara Chelsea Menaklukkan PSG di Final Piala Dunia Antarklub 2025: Memangnya Bisa?

Read Time:2 Minute, 3 Second

Chelsea akan menjalani tantangan terbesar mereka musim ini saat menghadapi PSG di final Piala Dunia Antarklub FIFA 2025. Laga final akan dimainkan di Stadion MetLife pada Senin (14/7) mulai pukul 02.00 dini hari WIB.

Skuad Enzo Maresca sejauh ini tampil impresif sepanjang turnamen. Setelah menyingkirkan Benfica, Palmeiras, dan Fluminense, The Blues kini berada satu langkah lagi dari trofi dunia.

Namun, tantangan yang mereka hadapi tak main-main. PSG merupakan juara Liga Champions dan menyingkirkan lawan berat seperti Atletico Madrid, Bayern Munchen, serta Real Madrid. Performa tim asuhan Luis Enrique sangat dominan.

Agar bisa membawa pulang trofi, Chelsea harus tampil nyaris sempurna. Strategi yang tepat, pemilihan pemain yang bijak, serta ketangguhan mental akan sangat krusial. Berikut adalah beberapa cara yang bisa ditempuh Chelsea untuk menaklukkan raksasa Prancis di partai final.

Cara Bertahan jadi Kunci

Menghadapi PSG tanpa persiapan defensif yang matang bisa berakibat fatal. Tim asuhan Luis Enrique memiliki daya serang mematikan, dengan para pemain depan seperti Ousmane Dembele dan Khvicha Kvaratskhelia yang bisa mengacak-acak pertahanan lawan dalam sekejap.

Chelsea wajib tampil rapat dan disiplin di lini belakang untuk memberi kesempatan pada lini serang mereka membalas. Tidak ada ruang untuk ceroboh dalam laga sebesar ini.

Enzo Maresca perlu menyesuaikan taktiknya demi memperkuat tembok pertahanan. Reece James harus dipercaya mengawal sisi kanan pertahanan untuk mematikan pergerakan Kvaratskhelia, sementara kembalinya Levi Colwill dari skorsing menjadi angin segar untuk mengantisipasi kecepatan dan kreativitas Dembele.

Opsi lain adalah menggunakan dua gelandang bertahan seperti Moises Caicedo dan Roméo Lavia untuk memberikan perlindungan ekstra di depan bek tengah. Jika strategi ini berjalan efektif, Chelsea bisa menjaga skor tetap ketat dan mencuri momentum di momen penting.

Menghambat Dominasi Lini Tengah PSG

Kekuatan PSG bukan hanya di depan, tetapi juga di lini tengah. Trio Vitinha, Fabian Ruiz, dan Joao Neves telah membentuk unit yang tangguh dan sangat terorganisir. Ketiganya mampu mendominasi penguasaan bola, mengatur tempo, dan membuka ruang bagi lini depan untuk beraksi.

Jika Chelsea gagal menekan lini tengah ini, PSG akan sangat mudah mengendalikan jalannya laga.

Solusinya adalah melibatkan gelandang tangguh Chelsea seperti Enzo Fernandez dan Caicedo dalam pertempuran dominasi ruang. Tekanan, blok pressing yang ketat, dan transisi bertahan ke menyerang yang efisien bisa membatasi kreativitas PSG.

Manfaatkan Absennya Willian Pacho

Willian PACHO of Paris Saint Germain (PSG) during the UEFA Champions League football match between Paris Saint-Germain and Brest at Parc des Princes on February 19, 2025 in Paris, France. (Photo by Baptiste Fernandez/Icon Sport)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Previous post Kejagung Akan Jadwalkan Pemeriksaan Riza Chalid Sebagai Tersangka
Next post Arsene Wenger Balas Kritik Jurgen Klopp soal Piala Dunia Antarklub 2025: 100 Persen Ingin Lagi